Persiapan Tim Aerobatik PLA Jelang Singapore Airshow 2026
Tim Aerobatik PLA mempersiapkan latihan terbang intensif di Singapura menjelang Singapore Airshow 2026. Tim August 1st (Bayi Aerobatic Team) dari PLAAF ini membawa tujuh jet Chengdu J-10C dan J-10CY/SY untuk debut varian canggih tersebut di panggung internasional Asia. Mereka tiba pada 27 Januari 2026 setelah terbang langsung dari pangkalan di China barat daya dengan dukungan pengisian bahan bakar udara oleh pesawat tanker YY-20A.
Latihan pertama mereka di Changi Airport menunjukkan koordinasi presisi formasi enam pesawat. Singapore Airshow 2026, yang berlangsung 3–8 Februari di Changi Exhibition Centre, menjadi ajang penting bagi tim ini. Partisipasi kedua mereka setelah 2020 menampilkan kemampuan terbaru J-10C, termasuk manuver baru seperti barrel roll formasi enam pesawat. Artikel ini mengupas sejarah tim, spesifikasi pesawat, detail persiapan, manuver unggulan, serta konteks strategis event tersebut.
Sejarah Tim Aerobatik PLA dan Perjalanan Kejayaannya
Tim Aerobatik PLA berdiri tahun 1962 dan dinamai sesuai tanggal pendirian PLA, 1 Agustus 1927. Berbasis di Yangcun Air Force Base dekat Tianjin, tim ini bagian dari PLAAF Beijing Military Region. Mereka telah tampil lebih dari 500 kali untuk delegasi dari 166 negara dan wilayah. Debut internasional terjadi di MAKS Airshow Rusia tahun 2013.
Awalnya, tim menggunakan jet trainer JJ-5 (versi China MiG-17). Kemudian beralih ke Chengdu J-7EB dan J-7GB pada 2001. Peningkatan besar terjadi Mei 2009 dengan Chengdu J-10A yang lebih modern dan lincah. Pada 2023, tim beralih ke varian J-10C (khusus aerobatik J-10CY dan J-10SY dua kursi). Transisi ini meningkatkan performa display secara signifikan.
Tim mencatat penampilan di Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (Malaysia 2015 dan 2023), Pakistan Day Parade 2019, serta perayaan 88 tahun Royal Thai Air Force 2025. Singapore Airshow 2020 menjadi partisipasi pertama mereka di event tersebut dengan J-10A. Kini di 2026, mereka kembali dengan teknologi lebih maju dan menjadi yang ke-13 kalinya tampil di luar negeri. Pilot tim menjalani pelatihan ketat di pangkalan utama untuk menjaga keterampilan formasi dan manuver presisi.
Evolusi Armada Pesawat: Fokus pada Chengdu J-10C
Tim Aerobatik PLA mengandalkan Chengdu J-10C sebagai andalan utama untuk Singapore Airshow 2026. Varian ini mewakili lompatan generasi 4.5 dari J-10A/B. J-10C dilengkapi mesin WS-10B turbofan buatan dalam negeri yang menghasilkan dorongan kering 89,17 kN dan dengan afterburner hingga 144 kN. Rasio dorong-berat mencapai 1,04, mendukung akselerasi cepat dan manuver tinggi-G.
Spesifikasi utama mencakup panjang 16,9 m, lebar sayap 9,8 m, luas sayap 37 m², berat kotor 14.000 kg, dan kecepatan maksimal Mach 1,8. Jarak tempur 1.240 km, dengan kemampuan ferry hingga 4.600 km. Radar AESA KLJ-7A mendeteksi target lebih akurat dibandingkan radar pulse-Doppler sebelumnya. Desain inlet tanpa diverter meningkatkan stealth dan aerodinamika.
Untuk aerobatik, konfigurasi sayap delta dan canard memberikan responsif tinggi pada roll rate dan stall speed rendah (200 km/h). J-10C mendukung manuver supermaneuverability seperti yang ditunjukkan prototipe thrust vectoring control (TVC). Varian aerobatik J-10CY menggantikan J-10AY, dengan modifikasi nozzle mesin dan avionik yang dioptimalkan untuk display. Tim membawa tujuh unit: enam untuk performa utama dan satu cadangan. Kedatangan dengan refueling udara menunjukkan kematangan operasional jarak jauh.
Detail Latihan Terbang Jelang Singapore Airshow 2026
Tim Aerobatik PLA melakukan latihan perdana di Changi Airport sekitar 30 Januari 2026. Enam jet J-10C lepas landas pagi hari, membentuk formasi di udara, lalu terbang ke area display di atas laut. Mereka melaksanakan low-level flypast dengan pelepasan asap merah-kuning-putih, diikuti steep turns, climbing turns, dan synchronized rolls. Koordinasi presisi membuktikan kemampuan pilot dan kestabilan pesawat di lingkungan baru.
Pilots beradaptasi dengan kondisi cuaca tropis Singapura dan lalu lintas udara bandara internasional. Latihan validasi satu kali diikuti tiga pertunjukan resmi sesuai jadwal airshow. Berbeda dengan 2020 yang memerlukan transit darat, penerbangan langsung 2026 dengan YY-20A menandai peningkatan kemampuan logistik PLA. Tim juga memastikan keselamatan melalui prosedur standar tinggi dan komunikasi real-time dengan otoritas Singapura.
Manuver Aerobatik Unggulan yang Akan Memukau Penonton
Tim Aerobatik PLA menyiapkan rutinitas inovatif untuk Singapore Airshow 2026. Manuver debut termasuk barrel roll formasi enam pesawat, flypast lima pesawat, dan axis rotation oleh pesawat nomor enam. Gerakan ini memanfaatkan kelincahan J-10C sepenuhnya.
Formasi klasik mencakup diamond, arrowhead, loop, dan roll sinkron. Asap warna nasional China menambah visual dramatis. Rate of climb 300 m/s memungkinkan kenaikan vertikal cepat, sementara thrust-to-weight tinggi mendukung sustained turns dan high-alpha maneuvers. Pilot menggabungkan presisi militer dengan elemen artistik untuk menarik penonton sipil dan profesional.
Rutinitas durasi sekitar 15 menit ini menekankan sinergi manusia-mesin. Setiap pilot berlatih ratusan jam untuk sinkronisasi sempurna, mengurangi margin kesalahan di ketinggian rendah dan kecepatan tinggi.
Gambaran Singapore Airshow 2026 dan Jadwal Flying Displays
Singapore Airshow 2026 berlangsung 3–8 Februari di Changi Exhibition Centre. Event biennial ini menarik lebih dari 1.000 perusahaan dari 50 negara, dengan trade days 3–6 Februari dan public days 7–8 Februari. Flying displays dijadwalkan pukul 12:00 pada 3 Februari, 11:00 pada 4–5 Februari, serta dua kali (11:00 dan 15:30) pada akhir pekan.
Lebih dari 35 pesawat statis dipamerkan, termasuk dari Airbus, COMAC, dan militer berbagai negara. Tim Aerobatik PLA tampil di opening day bersama tim lain. Event ini menjadi platform utama Asia untuk bisnis kedirgantaraan, kontrak, dan diplomasi.
Tim Aerobatik Internasional Lain yang Berpartisipasi
Singapore Airshow 2026 menampilkan keragaman tim aerobatik. Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU Indonesia membawa enam KT-1B Wong Bee berlivery merah-putih. Mereka menampilkan manuver seperti jupiter roll, delta loop, arrow head loop, heart, dan diamond selama 15 menit pada opening day.
Indian Air Force Sarang Helicopter Display Team menggunakan HAL Dhruv ALH untuk formasi helikopter presisi. Republic of Singapore Air Force Aerial Display Team menyuguhkan F-16C dan AH-64D. Airbus A350-1000 serta pesawat COMAC juga ikut demonstrasi solo. Kehadiran tim-tim ini menciptakan kompetisi sehat dan pertukaran pengetahuan.
Signifikansi Strategis dan Diplomatik Partisipasi Tim PLA
Partisipasi Tim Aerobatik PLA di Singapore Airshow 2026 memperkuat citra PLAAF sebagai kekuatan udara modern. Debut J-10C menarik perhatian calon pembeli internasional, terutama negara Asia dan Afrika. Manuver baru serta kemampuan refueling udara menunjukkan kesiapan operasional tinggi.
Event ini juga membuka peluang diplomasi dan bisnis. China menampilkan kemajuan teknologi asli seperti WS-10B dan PL-15, sekaligus memperkuat hubungan dengan Singapura dan mitra regional. Partisipasi mencerminkan komitmen PLA terhadap pertukaran internasional sambil menjaga standar keselamatan tinggi.
Tantangan dan Fokus Keselamatan dalam Persiapan
Meski sukses, persiapan Tim Aerobatik PLA menghadapi tantangan seperti adaptasi cuaca, lalu lintas udara padat, dan tekanan performa publik. Tim menerapkan protokol keselamatan ketat, termasuk simulasi darurat dan pemantauan kesehatan pilot. Sejarah minor accident masa lalu mengingatkan pentingnya latihan berulang dan perawatan pesawat.
Kesimpulan
Tim Aerobatik PLA siap memukau dunia di Singapore Airshow 2026 melalui latihan terbang presisi dan debut J-10C. Dari sejarah panjang sejak 1962 hingga teknologi mutakhir Chengdu J-10C, tim ini mewakili evolusi kemampuan kedirgantaraan China. Manuver inovatif, koordinasi tim, dan konteks event internasional menjanjikan pengalaman tak terlupakan. Penggemar kedirgantaraan disarankan menyaksikan flying displays langsung atau melalui siaran resmi. Pantau update resmi Singapore Airshow untuk jadwal lengkap.